Tampilkan postingan dengan label Artikel permainan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel permainan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Maret 2009

Artike

Definisi

Mainan (toy) merupakan suatu obyek untuk dimainkan (play). Bermain (play) sendiri dapat diartikan sebagai interaksi dengan orang, hewan, atau barang (mainan) dalam konteks pembelajaran (learning) atau rekreasi.

Mainan (toy) dan bermain (play) merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran mengenal dunia dan tumbuh dewasa. Seorang anak menggunakan mainan untuk menemukan identitas, membantu tubuh menjadi kuat, mempejalari sebab dan akibat, mengembangkan hubungan, dan mempraktekkan kemampuan mereka. Mainan lebih dari sekedar bersenang-senang, karena mainan dapat digunakan untuk mempengaruhi aspek kehidupan.

Penjualan mainan anak lesu

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Krisis perekonomian dunia menyebabkan penjualan mainan anak-anak impor ikut tersendat. Termasuk harga mainan impor murah-meriah buatan China juga ikut naik selama enam bulan terakhir, bahkan kenaikannya mencapai 30 persen. Pedagang pun semakin kelabakan.

Voni Baruyanti, penanggung jawab Toko Laurent Toys di Wijilan, Panembahan, Yogyakarta, mengatakan, omzetnya sekarang hanya sekitar Rp 5 juta per hari. "Sebelum krisis, omzet per hari bisa dua kali lipatnya," ucapnya.

Pendapat senada dilontarkan Wawan, pemilik Toko Hanif di Sawojajar, Panembahan, Yogyakarta. "Dulu, dalam sehari saya bisa mendapat omzet Rp 7-10 juta. Namun sekarang, Rp 5 juta pun, amat berat," katanya.

Penjual mainan yang kulakan ke toko, menurut mereka, juga mengeluh bahwa jualan mereka pun sepi. Giyono (50), yang sudah 30-an tahun berjualan mainan dan biasa mangkal di daerah Pakem, Sleman, juga mengeluhkan kondisi itu.

Tren kartu naruto sudah hampir berlalu. Yang sekarang laris adalah kertas binder dan robot-robotan plastik. Namun, keduanya belum bisa dibilang tren yang seperti kartu naruto. "Ketimbang mainan, anak-anak sekarang agaknya kok lebih suka beli makanan